Xiaomi menyusul Apple menjadi vendor ponsel No.3 di dunia

1 min read

Jakarta (ANTARA) – Laporan firma riset teknologi informasi Gartner menunjukkan Xiaomi berhasil mengungguli Apple untuk pertama kalinya pada kuartal ketiga 2020.

Xiaomi menjual 44,4 juta unit, sedangkan Apple menjual 40,5 juta unit, turun 0,6 persen dibanding 2019.

“Sedikit penurunan ini terutama karena Apple menunda pengiriman generasi baru iPhone 2020, yang di tahun-tahun sebelumnya selalu dimulai pada pertengahan / akhir September. Tahun ini, acara peluncuran dan pengiriman dimulai 4 minggu lebih lambat dari biasanya,” wakilnya. presiden penelitian. di Gartner, Annette Zimmermann, dikutip dari situs resmi Gartner, Selasa.

Diantara lima pabrikan smartphone Atas, Samsung memegang No 1 dengan pangsa pasar 22 persen. Kemudian disusul Huawei dengan pangsa pasar 14,1 persen, sedangkan Oppo menutup posisi lima besar dengan pangsa pasar 8,2 persen.

Samsung dan Xiaomi adalah satu-satunya vendor di lima besar yang mengalami pertumbuhan pada kuartal ketiga tahun 2020. Samsung diuntungkan dari posisinya yang kuat di antara pengguna Android dan membukukan penjualan 80,8 juta unit.

Baca juga: Makin Canggih, Berikut Spesifikasi Lengkap Xiaomi Redmi 9

Baca juga: Xiaomi merangkum kenaikan pendapatan dan laba di kuartal ketiga

Xiaomi tumbuh 34,9 persen pada kuartal ketiga tahun 2020, mengamankan pangsa pasar 12,1 persen dan membawa Apple ke peringkat 3. Xiaomi telah diuntungkan dari kelemahan Huawei termasuk kinerjanya yang kuat di China.

Sedangkan penjualan smartphone di seluruh dunia untuk pengguna akhir berjumlah 366 juta unit pada kuartal ketiga 2020, turun 5,7 persen dari kuartal ketiga 2019, menurut Gartner.

Secara keseluruhan penjualan ponsel global kepada pengguna akhir mencapai 401 juta unit, turun 8,7 persen dari tahun ke tahun.

Setelah dua kuartal berturut-turut turun 20 persen, penjualan ponsel cerdas triwulanan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan berurutan.

Namun, penjualan ponsel pintar terus melemah dibandingkan dengan periode waktu yang sama di tahun 2019, bahkan dengan vendor memperkenalkan beberapa ponsel cerdas 5G dan instruksi pemerintah untuk perlindungan yang santai di beberapa wilayah.

“Konsumen membatasi pengeluaran diskresioner mereka meskipun ada beberapa kondisi kuncitara mulai membaik, “kata direktur riset senior di Gartner, Anshul Gupta.

“Penjualan smartphone secara global mengalami pertumbuhan moderat dari kuartal kedua tahun 2020 hingga kuartal ketiga. Ini karena permintaan yang terpendam dari kuartal sebelumnya, ”lanjutnya.

Ketidakpastian ekonomi dan kekhawatiran yang masih ada akan gelombang pandemi berikutnya akan terus memberikan tekanan pada pengeluaran yang tidak penting hingga akhir tahun 2020.

Penundaan peningkatan jaringan 5G juga membatasi peluang bagi vendor smartphone.

Meski begitu, tanda-tanda awal pemulihan bisa dilihat di beberapa pasar, termasuk beberapa wilayah Asia / Pasifik dan Amerika Latin yang dinilai sudah matang.

“Kondisi mendekati normal di China meningkatkan produksi smartphone untuk mengisi kesenjangan pasokan di kuartal ketiga yang tidak banyak berpengaruh pada penjualan,” kata Gupta.

“Untuk pertama kalinya tahun ini, penjualan smartphone ke end user di tiga dari lima pasar teratas, yakni India, Indonesia, dan Brasil meningkat masing-masing sebesar 9,3 persen, 8,5 persen, dan 3,3 persen,” katanya. Menambahkan.

Baca juga: Poco X3 NFC Dibongkar, Ini Jeroannya

Baca juga: Xiaomi Mi 11 Bakal Dibekali Snapdragon 875 dan Kamera 48MP?

Baca juga: Xiaomi Jamin IMEI Poco X3 NFC Terdaftar di Mesin CEIR

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
HAK CIPTA © ANTARA 2020



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.